For me.. It’s not just ceremony..

Hari ini, 26 Februari 2011…

Wisuda I Universitas Andalas Tahun Akademik 2010/2011.

happy_graduation_day_2009_graduate_postcard-p239483945268358398trdg_400

Wisuda..

Memang…. momen ini merupakan momen yang paling ditunggu oleh mahasiswa/I yang telah berhasil menyelesaikan studinya di Universitas. Persiapan untuk menyambut even ini pun dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya. Mulai dari melengkapi administrasi ke fakultas dan universitas hingga persiapan pribadi.  Saya sedikit tergelitik dengan pandangan salah seorang senior saya tentang wisuda. Menurutnya, wisuda hanyalah prosesi seremonial  dari hasil belajar mahasiswa setelah menamatkan pendidikannya di perguruan tinggi. Yang terpenting adalah bagaimana mahasiswa menjalani proses itu dan mengaplikasikan ilmunya. Ok.. saya akui bagian kedua memang benar karena itulah idealnya. Namun, saya memiliki pola pandang yang berbeda tentang wisuda. Entah mungkin saya termasuk orang yang seremonial, tapi bagi saya wisuda itu lebih dari sekedar prosesi pemindahan jambul ataupun pemberian ijazah atau malah ajang untuk pamer kostum dan make up…*yang terakhir kayaknya ga banget

Karena bagi saya, wisuda memiliki arti penting yang mewakili orang-orang yang berada dibalik perjuangan menuju momen wisuda itu sendiri.

Hanya ini kado yang bisa kuberikan……

Kembali mengingat momen wisuda hari ini……………                                             Saya cukup terharu Crying face melihat wajah-wajah cerah para orang tua yang bangga melihat putera-puteri mereka telah berhasil merampungkan pendidikannya. Seolah-olah rasa lelah dan keringat yang mereka keluarkan selama ini telah terbayar lunas dengan melihat buah hatinya menjadi seseorang yang kelak akan berguna bagi orang banyak.

Saat menjalani tugas sebagai seorang mahasiswa, wisuda adalah ‘tujuan akhir’ (bagi saya). ‘Tujuan akhir’ disini bukan berarti tujuan saya kuliah hanya mengejar gelar sarjana tanpa mengindahkan proses pembelajaran dan aktualisasi diri  yang merupakan essensi dari perjalanan kuliah seorang mahasiswa. Saya mengartikan ‘tujuan akhir’ disini sebagai sesuatu yang harus saya capai dan yang akan memotivasi saya saat saya mulai putus asa. Jujur, hal ini cukup ampuh menjadi obat saat saya mulai bosan dengan segala aktivitas perkuliahan. Saat sindrom malas mulai muncul, ‘tujuan akhir’ mampu menjadi vitamin yang kembali me-refresh semangat untuk tetap bertahan. Bertahan untuk mempersiapkan kado kecil bagi orang-orang yang ikut melukis ‘tujuan akhir’ tersebut.

Actually, I’m still concerning on last project… dan berharap bisa wisuda dalam waktu dekat walaupun sebenarnya masih ingin’ lama-lama’ di kampus. Tapi saya juga punya tanggung jawab terhadap orang tua yaitu menamatkan pendidikan tepat waktu dan kalo bisa dengan nilai yang ‘tepat’ pula. Bagi saya, inilah kado kecil yang bisa saya hadiahkan kepada orang tua dan keluarga. Walaupun itu masih belum sebanding dengan pengorbanan yang mereka berikan.

Itulah wisuda. Bagi sebagian orang mungkin hanya sekedar ritual tapi bagi saya itu adalah bingkisan mungil untuk orang tua dan keluarga yang saya harap bisa mengukir senyum bahagia bagi mereka.

sumber gambar disini

10 thoughts on “For me.. It’s not just ceremony..

  1. waahh…I do love this post sista..🙂
    before, I though this ceremony just waste of our time, but now, I think that “”wisuda”” is a way to share our happyness to others, ::::I graduate and I’m happy::::: just me, and how to share it??? of course with a ceremony….

    **Lets reach our best kak novi🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s