Andai aku bisa merangkul-Mu, Ya Rabb …

Alhamdulillahirabbilalamin…

Hanya kata-kata itu yang tiada henti terucap seiring dengan hati yang senantiasa bertasbih. Sesaat aku ingat janji-Mu yang slalu menjadi penyejuk saat ku mulai gelisah.

“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya setelah kesulitan ada kemudahan” (QS Al Insyirah: 5-6)

Dan Engkaulah Yang Maha Menepati Janji. Engkau senantiasa memberi kemudahan dan kelapangan bagi hamba-Mu. Engkaulah yang tiada henti mencurahkan nikmat pada hamba-Mu ini. Tanpa terasa butiran bening pun mulai bergulir dari mataku. Aku yang selalu diberi nikmat tapi sampai sekarang masih kufur nikmat.

Dan nikmat itu tercurah kembali. Kenikmatan menimba ilmu dan mengenal Engkau melalui ilmu. Perjuangan yang dulunya kumulai dengan menyebut nama-Mu dan meniatkan untuk memperoleh ridho-Mu telah kutamatkan dengan menyebut nama-Mu pula. Semoga sedikit ilmu yang Engkau tebar di bumi dan telah kupetik dapat kuamalkan di Jalan-Mu. Ucap syukur kembali membasahi bibirku atas nikmat yang engkau berikan.

“Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS Arrahman: 16)

Nikmat yang Engkau berikan tak sanggup pula ku terima sendiri. Ingin kubagi rasa syukur ini kepada mereka yang senantiasa menggenggam tanganku, mereka yang menjadi inspirasi dalam melalui perjuangan itu. Kubagi kebahagiaan itu kepada orangtua, ibu dan ayah, kakak, kerabat, teman, dan guru tapi tetap ada rasa yang mengganjal. Perasaan ingin berbagi, menangis, mengadu kepada Sang Pemberi Nikmat.

Andai aku bisa merangkul-Mu Ya Rabb, ingin kutumpahkan rasa haru  dan ingin kubagi kebahagiaan ini

Andai aku bisa merangkul-Mu Ya Rabb, ingin ku tumpahkan air mata sesal karena kurang mensyukuri nikmat yang tlah Kau curahkan

Andai aku bisa merangkul-Mu Ya Rabb, ingin ku pinta jangan biarkan aku menjadi hambaMu yang lalai dan ingin ku mohon kepadaMu agar Engkau senantiasa menautkan hatiku dengan cintamu.

Andai Aku bisa merangkulmu, Ya Rabb…

 

*Thanks buat kedua orangtuaku yang senantiasa mendoakan kebaikan untukku. Thanks buat abang n kak wiwid + faris kecil yang slalu men-support. Thanks buat keluarga atas doa dan dukungannya. Thanks buat teman2, kakak, adek atas kebersamaan, canda dan tawanya. Thanks buat kedua pembimbing yang telah memberi nasehat dan ilmu. Thanks buat bapak/ibu dosen yang tlah mentransfer banyak ilmu yang berharga. Thanks for being puzzle of my life

One thought on “Andai aku bisa merangkul-Mu, Ya Rabb …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s