Another award: Apa pengalamanmu yang paling berkesan tahun ini?

Another award…

Thanks to my lit sist, ami yang udah mengirimkan 2 award buat blog sederhana ini.

Ga nyangka bisa dapat award lagi karena sudah berminggu-minggu ga nge-post di blog (karena kesibukan yang tidak bisa disebutkan). Sebenarnya kalau memang niat mau nulis, bisa saja dengan cara me-merge kegiatan or men-splitkan waktu sehingga masih ada sisa waktu dari 24 jam yang disediakan Tuhan, yang bisa dimanfaatkan untuk menulis. Tapi, kalau memang lagi ga mood nulis, ya udah begini ni jadinya. Berusaha mencari alasan, ujung-ujungnya malah ‘kesibukan’ yang jadi kambing hitam.Laughing out loud

Back to the main topic. *sebenarnya topik postingan kali ini apa yaa???

Ok, kemarin saat lagi buka mail… Sebenarnya rencana awal sih mau ngirim email ke pembimbing, tp penasaran juga pengen buka inbox. Eh… ada ‘comment reply’ di blog dari salah seorang junior di kampus (yang untuk seterusnya ditulis pemberi award) memberitahukan bahwa saya kembali mendapatkan award. Award kali ini sih katanya dalam rangka dies natalis pemberi award yang ke-17 *azieeee… sweet seventeen ni Rolling on the floor laughing… kadonya ntar nyusul ya dek.

Naaah… untuk bisa mendapat award ini, ada syaratnya, ga free. Syaratnya cuma satu. Penerima award (saya) harus menjawab pertanyaan ini di personal blog.

Apa pengalamanmu yang paling berkesan tahun ini?

Waaah… gilaaa.. susah Surprised smile

susahnya karena terlalu banyak pengalaman berkesan tahun ini, bahkan tiap hari yang telah dijalani adalah pengalaman yang berharga yang tak bisa dilupakan begitu saja. Tapi karena udah dipersyaratkan seperti itu, ya sudaaah… saya ikut sajalah aturan main si pemberi award. Kalau melanggar aturan, ntar awardnya ditarik lagi…

*postingan ni sekalian jadi kado dies natalis aja ya dek. Maklum, sindrom akhir bulan.

Well… Kalau ditanya pengalaman berkesan, setiap orang menilainya dengan cara mereka sendiri. Terkadang pengalaman yang mungkin bisa dibilang ‘biasa saja’ tapi bagi orang tertentu bisa terasa berkesan. Berikut adalah pengalaman berkesan tahun ini  versi ‘sang penerima award’ *nyontek gaya onthesp*t.

First, kumpul bareng ‘childhood friends’ + having friends from England… Waaaa.. tercapai juga mimpi mau bicara sama bule yang punya ‘accent’ yang british banget. Biasanya sih kalau mau latihan listening English yang british, pasti nonton Harry Potter karena british-nya terasa banget. Naaa.. sekarang dapat kesempatan emas buat ngomong English sama native yang british style nya masih terjaga.

Ceritanya begini… waktu pulang kampung lebaran tahun ini, saya langsung ditelpon sama teman-teman masa kecil yang sudah lama ga ngumpul. Berhubung ada pembangunan perusahaan dan lembaga training budidaya cassiavera di kampung saya, yang melibatkan mahasiswa asing, maka dengan tidak menyia-nyiakan kesempatan kami langsung menyerbu lokasi. Setelah menemukan wajah-wajah asing, saya, ikhwan dan hendra langsung pasang jurus sok kenal. Jadilah, sore itu kami berbincang-bincang. Ada 1 hal yang bisa saya simpulkan dari pertemuan kami hari itu –> ternyata british accent tidak sesulit yang dibayangkan selama ini, malah lebih mudah dimengerti. Selain dapat teman baru, lebaran tahun ini juga lebih berkesan, tanya kenapa? Karena tahun ini ‘childhood friends’ berhasil berkumpul (setelah beberapa tahun ga pernah ngumpul). Childhood friends disini bukan hanya teman pada jenjang pendidikan formal tapi juga teman di TPA…hehehh… see the pictures below (keterangan gambar ada di akhir postingan Smile)

6

Second, Wisuda sarjana…

Seperti postingan saya beberapa waktu yang lalu ‘for me, it’s not just a ceremony’, wisuda sarjana memang berarti  bagi saya. Ini merupakan kado spesial yang sudah lama saya persiapkan untuk dihadiahkan kepada kedua orang tua, abang, kak ipar, dan keluarga besar. Sangat luar biasa rasanya bisa memberikan yang terbaik bagi mereka sebagai wujud balas budi seorang putri untuk ibu dan ayahnya walaupun itu belum sebanding dengan kasih sayang dan perjuangan yang telah mereka berikan. Jujur, saat seremoni di auditorium, saya tak sanggup menahan rasa haru saat melihat kedua orang tua duduk di tribun yang berhadapan langsung dengan tempat saya. Ingin rasanya memeluk mereka dan berbisik “Ini kado untuk ibu dan ayah”.

Every moment can not be repeated anymore, so memorize it before it’s gone.

 *Seperti yang dijanjikan, keterangan gambar (dari kiri ke kanan):

– Tia: teman dari TK sampai SMP sekaligus sepupu dekat… hahahh. kalo sama yang ini sih ngumpul trus tiap lebaran

-Fred: teman satu SMP and satu TPA sekaligus ‘paman jauh’… yaah menurut silsilah keluarga, dia saya panggil paman and bisa dibilang ‘mahram’.

-Hanibal: Teman SMP dan TPA,

-Nelvia: Teman SD, SMP, TPA sekaligus tetangga. Sekarang sedang berjuang  untuk menjadi perawat yang kompeten Smile

-Meri: Teman sekelas SMP sekaligus saingan…hahh

-Riko: Teman TK, SMP dan TPA…

-Ikhwanul: Teman SMP, SMA, dan TPA. Sahabat sekaligus kompetitor terberat dari SD hingga hingga sekarang. Menjadi imam saat ngaji di TPA. Karena sama-sama terobsesi kuliah di luar negeri, sekarang gila-gilaan hunting beasiswa and hunting bule… Sekarang sedang merampungkan pendidikan sarjana di ITS.

– It’s me…

*Unfortunately, hendra could not join with us because he had been in Bandung.

Thanks for painting my life, friends Winking smile

2 thoughts on “Another award: Apa pengalamanmu yang paling berkesan tahun ini?

  1. uwaahhhh
    itu..fresh from england kah? sugoi…#ups
    hehe

    yang nomor 2 emang pengalaman tak terlupakan tuh kayaknya
    *saya kapan ya?*

    oke, thanks for following up, sist!
    oya, harusnya british action –> british accent

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s