Bungkusan lezat

Entah mengapa, saya sendiri juga tidak tahu. Setiap ada tugas ataupun ujian, saya bukannya tertarik membaca bahan kuliah atau merampungkan tugas, tetapi malah pikiran saya selalu dialihkan dengan hal lain. Ada-ada saja pokoknya, kadang pengen nulis, kadang pengen baca novel, sering pengen nonton film, tiba-tiba pengen masak, mendadak pengen nyuci semua baju di lemari *ahhh yang terakhir terdengar aneh.

Yang pastinya, ada saja yang mengalihkan perjuangan saya untuk belajar. *cieee… yang rajin belajar… weeiks😛

Seperti sekarang ini, saya malah tertarik untuk membuka ‘door prize’ yang saya terima saat mengikuti diskusi panel ‘Menjadi magnet agar dikejar beasiswa dalam dan luar negeri’. Saya memang selalu menyempatkan untuk ikut seminar, talkshow, atau diskusi tentang beasiswa luar negeri. Pokoknya yang ada ‘luar negeri’ nya laaah. Padahal, diskusi panel itu dikhususkan untuk mahasiswa dari fakultas yang menyelenggarakan. Tapi, beneran lho, saya diajak dan ditawarkan oleh pihak panitia untuk ikut.  Ahhh… masa bodoh, saya sudah terlanjur datang (pagi-pagi pulak…), sudah duduk di ruangan, alhasil saya dan seorang teman saya menyelip di antara kerumunan mahasiswa dari fakultas penyelenggara.

Okay, kembali ke doorprize yang telah menyita waktu belajar saya. Bungkusannya tipis, dengan ukuran 20×10 cm, dan ketebalan 0,5 cm. Saya semakin penasaran, kira-kira apa ya isinya. Berbagai asumsi dan khayalan aneh mulai beterbangan di pikiran saya.

Jangan-jangan… isinya beasiswa kuliah gratis di Jepang. ‘Kan narasumbernya ada yang alumni Ibaraki University…” atau “Kalo isinya tabungan belajar…. saya akan kuliah dimana yaaa… Jepang atau Inggris… hmmmm”. Mata saya berbinarbinar memikirkan hal ini.
tapi setelah dipikir-pikir “aaah… ga mungkin lah via… jangan banyak ngayal

Saya kembali mencoba menerka apa isi bungkusan tipis itu…
”yepp… sepertinya ini tongkat harry potter… ah ga asyik. saya kan sudah punya. Tapi, dari bungkusannya, sepertinya mustahil isinya tongkat atau sesuatu yang menyerupai batang”, Saya mulai meracauracau sendiri.. *wadooh via… berpikir yang realisitis donk, jangan berfantasi lagi.

Ok. Ini tebakan terakhir dan saya mencoba untuk berpikir realisitis.
1 detik…
10 detik…. 20 detik…
hhmm… Satu menit
*jreeeng Light bulb

Saya tahu… pasti isinyaaaa….
KANTONG AJAIB DORAEMON.
Ukurannya sesuai, persis kantong ajaib, tipis, dan…… sepertinya itu mustahil.

Ya, sudahlah dari pada habis pula waktu saya untuk main tebak-tebakan sama door prize ini, lebih baik saya buka saja. Dan…. Ternyata eh ternyata isinya buku motivasi. Dari judulnya, sepertinya buku ini menarik. Tanpa permisi sama tu buku, saya langsung masuk ke halaman-halamannya. Baru beberapa halaman, saya sudah tertawa. Saya jadi bertanya-tanya “ini buku motivasi atau buku humor sih?”. Ahhh peduli amat, yang penting bukunya ‘lezat’.

Cara penyampaian dalam buku ini sederhana tapi mengena, santai tapi tepat sasaran, bahasanya gaul tapi tidak meninggalkan etika dalam ‘keperibukuan’.  Bahkan di buku ini juga terdapat pernak-pernik menarik seperti “keutamaan ilmu dari Ali  RA.”. Pokoknya lezat, renyah, dan gurih daah *duhh..via, emang makanan, itukan buku.

Dan bahkan eh bahkan, di buku ini juga ada tips agar belajar lebih mudah dan barokah. Saya sangat suka salah satu bagian dalam buku ini.

“Abang pernah dapet nasehat teramat berharga dari seorang profesor di bidang farmasi. Asal tau aja, di farmasi itu hafalannya luar biasa banyak (kalo penasaran coba deh tanya sendiri). Dan nggak boleh salah. Kalo salah ngramu obatnya (karena nggak hafal) bisa berabe akibatnya. Bisa-bisa ntar pasien yang minum obat bukannya malah sembuh tapi malah nambah penyakitnya. OH, no!

Beliau ini membiasakan untuk mebaca ayat Al Qur’an (tilawah Al Qur’an) sebelum belajar atau membaca tentang farmasi.(Bukan ngebaca ayat-ayat tertentu, lho! Ya, pokoknya sebelum mulai belajar, baca Al Qur’an sesuai urutan tilawahmu. Insya Allah hati menjadi tenang, pikiran jadi konsen, diripun siap untuk belajar. Alhamdulillah. dengan cara itu, beliau merasa lebih mudah paham dan lebih kuat hafalannya. Wah, jurus yang Yahud nih. Thank you Prof !”

*Quote yang ini bukan karena saya adalah mahasiswa farmasi, tapi memang tips yang ini benar-benar luar biasa.

Kalau penasaran silakan baca sendiri

**Jadi semangat belajar lagi setelah baca buku ini Smile

Ya Allah, Tambahkanlah padaku ilmu dan berilah aku rizki pemahaman

3 thoughts on “Bungkusan lezat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s