Honeymoon Day 3: Pesona Balon Udara Cappadocia

Günaydın Çavuşin..!!

Setelah di-pehape-in sama cuaca kemarin hingga ga jadi naik balon udara, pagi ini kami berdoa agar langit cappadocia cerah merekah. Kami kembali memakai pakaian tempur kemarin walopun pagi ini ga sebeku kemarin. Tapi anginnya tetep, semriwiiing. Brrrrrrrr.. Karena kecapean dan perubahan suhu udara saya mulai terserang batuk. Jadi, saya ga mau sampai masuk angin dan sakit karena kedinginan lagi. Kemarin, Ummut bilang kalo dia bakalan nyari space buat kami di balon udara pagi ini. Oiya, Ummut udah berangkat ke Chile kemarin sore untuk urusan kerja. Jadi, dia ga bisa nemani kami travel mandiri hari ini. Pukul 5.30 kami sudah menunggu jemputan. Namun hingga pukul 6.20 tidak satupun van yang parkir di depan hotel. Beberapa kali ada van yang melintas namun menjemput wisatawan dari hotel lain. Saya mulai cemas, takut ternyata Continue reading “Honeymoon Day 3: Pesona Balon Udara Cappadocia”